Seni adalah Jiwanya

Gunungan ala Ki Slamet Esser

Seni mungkin memang buta. Ia tak kenal umur, jenis kelamin, status sosial, latar belakang sosial dan budaya serta pandangan apapun yang membelenggu. Siapapun dapat melakukan kegiatan seni. Di dalam atau di luar ruang. Bahkan waktu pun seolah tak mampu membatasi kegiatan seni. Karena itu, ada orang  yang menganggap seni itu merdeka. Terbebas dari segala batasan. Tetapi bingkai keadaban sebagai unsur utama suatu kebudayaan yang jadi induk semang kesenian tetap terpelihara.

Tiga tokoh utama dalam Wayang Puisi Slamet Esser

Di antara banyak teman saya yang eksentrik, Slamet Riyanto yang kesehariannya berprofesi sebagai penjual koran keliling adalah seniman tulen. Lelaki yang biasa dipanggil Esser ini bukan hanya punya bakat. Tapi telah menjiwai kesenian sebagai bagian utuh kehidupnya. Ayah lima anak hidup dalam kesederhanaan yang luar biasa. Semangat memajukan kegiatan seni dan budaya di tanah kelahirannya, Kebumen, seperti api abadi yang tak pernah padam.

Para tokoh utama dalam Wayang Puisi Slemet Esser

Siti Kamrmandi, Prenthul dan Panjul

Salah satu hasil karya artistiknya adalah wayang puitis. Sebenarnya lebih tepat disebut wayang satiris. Karena dibuat dengan gaya karikatural dan kaya bahasa puitis. Yang pasti, ia ingin mendalami suasana kehidupan di sekitarnya yang penuh dengan nilai dan kearifan lokal. Penamaan tokoh utama, Panjul, adalah panggilan khas bagi anak lelaki yang keras kepala. Juga sahabat karibnya yang diberi nama Prenthul, adalah simbol kecerdasan artistik yang dimiliki oleh Esser. Sangat disesalkan, potensi kreatif Esser kurang dihargai secara layak oleh masyarakat awam dan pemerintah lokal.

Berkolaborasi dengan Baca Puisi

Baca Puisi dalam Pentas WAYANG

Wayang Puisi Ki Slamet Esser

About totokaryanto

Saya dari Kebumen Jawa Tengah. Hanya orang biasa yang memiliki banyak kebiasaan. Suka kerajinan anyaman, jadi Relawan PMI, generasi muda Tentara pelajar dan belajar jadi guru buat diri sendiri.
This entry was posted in Budaya dan Peradaban. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s